Memori Usang

  
Siang itu… Aku iseng memutar acak playlist di aplikasi smartphone. Deg. Detak jantungku seketika itu berjeda, mataku terpejam sambil menikmati lintasan kenangan. Lembar demi lembar. Ya… lagu yang dulu sering kamu perdengarkan, mengalun lembut melalui headset biru yang terpasang di telingaku.


“Ku tak masalah bila terkena hujan. 

Tapi aku takut kamu kedinginan. 

Kita sadar ingin bersama. 

Tapi tak bisa apa-apa…”

Lirik demi lirik bermakna yang beberapa menit mengantarkanku pada romantisme masa lalu. Romantisme yang terkikis dan aku yakin perlahan akan pudar dengan sendirinya. Berharap melupakan, mengenyahkan… toh sudah ada yang menggantikan.

Sekadar memori usang yang awalnya membahagiakan, ujungnya menyakitkan. Berharap semua akan berakhir baik-baik saja, karena kita sadar tak bisa apa-apa. Sama seperti lirik lagu kesukaanmu.

Tetapi ketika kehadiran sosok lain di posisi seperti yang selama ini kamu harapkan, semua menjadi sirna, lenyap tak bermakna, tapi berbekas…

Iklan

Lost and Disappointed

Kau tau arti kehilangan?

Hampa…

.

Kau tau arti dikecewakan?

Sakit…

.

Bayangkan ketika kehilangan dan kekecewaan hadir di saat bersamaan? Ya… hampa berbalut sakit. Mungkin bukan pertama, tapi ketika sumbernya lebih banyak menggores ingatan dengan semua hal yang menguras emosi baik ataupun buruk… bisa dipastikan dampaknya pasti lebih dalam. Sakitnya, hampanya.

Memori dan deja vu pada tempat, alunan musik, dan semua hal yang pernah ada. Makin terasa hampa, sakit, menekan, lalu mengendap…

Kali ini akan kupastikan semua usai. Tidak akan kembali bahkan mengenyahkan harapan untuk kembali.

Agar tidak kembali hampa.

Agar tidak kembali sakit.

Cukup sekadarnya…

#PrayForBantendanLamsel

Semoga Allah memberikan kekuatan bagi para korban. Segera ditemukan bagi korban yang belum ditemukan. Dan diberikan tempat terbaik bagi korban yang meninggal dunia. Aamiin 🙏🏼

Palembang, 24/12/2018

Bapernya Princess Mera – Aquaman buat Curcol

Sometimes you have to do the right thing. Even your heart says no. (Princess Mera)

Sudah nonton Tukang Galon alias Aquaman belom? Kalo belom buruan nonton deh… you will find another side of DC’s film. Not so dark, but so rich. Bayangin itu film settingnya ada di dasar lautan sampe di padang pasir. Itu rich yang pertama. Yang kedua, rich dari sisi kekayaan hati. Ada part dalam diri Arthur (Aquaman) yang menunjukkan kebersihan hati seorang half blood. Dimana dia yang merupakan titisan King of Atlantis (calon raja dong yaaa) yang mempunyai sisi humanis karena bokapnya seorang manusia biasa, penjaga mercusuar. Jadi promo film nih hhaaa… Bagi pecinta komik DC sih mungkin udah khatam tentang kisah Aquaman. Overall kalo dibuat rating sih saya beri 9/10 nih 👍🏼

Mari kita kembali ke quotes nya Princess Mera yang cerdas, cantik dan baik hati. One day dia yang akan jadi Ratu atau Istrinya si Raja Atlantis baru; Arthur (eaaaa tulisannya mengandung spoiler 😂)

Jadi Princess Mera bilang hal ini ke Arthur pas lagi di pesawat. Di pesawat? Kok ga di dalem lautan? Gini nih… Ceritanya pas Arthur lagi bertarung dengan adik tirinya; Orm untuk memperebutkan tahta King of Atlantis… Princess Mera yang notabene tunangannya Orm ini nyelamatin Arthur. Kala itu Arthur terdesak dan trisula warisan Ibunya (Queen of Atlantis Atlanna) udah berhasil dipatahkan Orm. Tinggal dihabisin aja tuh si Arthur sama Orm… tapi Princess Mera nyelamatin Arthur pake pesawatnya walau konsekuensinya dia harus bertaruh nyawa dan rela kehilangan rumah serta orang-orang yang dicintainya.

Konsekuensi ini harus dihadapi oleh Princess Mera karena dia telah berani campur tangan pada saat pertarungan terjadi. Padahal peraturannya, pertarungan “Ring of Fire” harus diselesaikan hidup atau mati oleh kedua petarung.

Hal ini berarti membuat dia melawan peraturan kerajaan Atlantis, jadi auto penghianat dong dia hiks… FYI bisa dibuat judul sinetron ala Indo nih: Cantik-cantik Penghianat haaa

Konsekuensi menyedihkan inilah yang membuat Princess Mera baper dan bilang:

“Sometimes you have to do the right thing. Even your heart says no”

Terjemah bebasnya kira-kira gini:

“Terkadang kamu harus melakukan hal yang benar. Walau hati kamu mengatakan tidak”

Princess Mera tau dia harus mengambil konsekuensi itu walau bakal dicap sebagai penghianat. Tetapi dia melakukannya untuk sesuatu yang benar dan seharusnya. Padahal dia juga ga mau. Tapi ga ada pilihan…

FYI, Orm ini adiknya Arthur dari Bokap yang beda (adik tiri). Arthur bokapnya manusia, Orm bokapnya turunan kaum terpandang di Kerajaan Atlantis. Orm tinggal di Atlantis dan Arthur di daratan. Ceritanya Queen Atlanna, nyokapnya Arthur dulu mau dijodohkan sm Bokapnya Orm. Tapi Queen Atlanna ga mau, larilah dia ke permukaan dan dikejar-kejar sama para prajurit Kerajaan. Dia tertembak lalu terdampar di karang… terhempas… lalu berdarah 😂

Nah takdirnya dia diketemukan oleh seorang penjaga mercusuar yang baik hati. Dirawatlah ia dengan penuh rasa cinta dan akhirnya mereka jatuh cinta. Yaiyalah jatuh cinta… cuma berduaan doang di mercusuar dengan pemandangan romantis, diiringi suara hempasan air laut memecah batu karang dan percikan air laut yang menyegarkan wkwkwk. Mana Queen Atlenna ini cantiknya macem bidadari ya Allah mana bodinya atletis 😍 Dari hasil romantisme ini lahirlah Arthur si baik hati, a half blood prince.

Lalu ga lama setelah itu, Queen Atlanna dijemput paksa oleh para prajurit Atlantis untuk kembali ke Kerajaan dan menikah dengan laki-laki terpandang yang dijodohkan sebelumnya. Dari pernikahan ini lahirlah Orm. Lelaki kuat dengan ambisi kebablasan dan dikuasain hasrat negatif ingin menjadi King of Atlantis, walau harus membunuh dan berperang. Ga peduli perang sesama kerajaan di laut bahkan menyerang daratan (manusia di bumi) untuk menunjukkan super power of Atlantis Kingdom.

Orm yang ambisius ini, jika diangkat resmi sebagai King of Atlantis, dianggap bakal membuat perang antara lautan dan daratan tak terelakkan. Inilah yang membuat perdana menteri Vulko (pelatih laga Arthur) dan Princess Mera gerah. Mereka harus menghentikan Orm, dan satu-satunya cara adalah dengan menjemput Arthur (anak sulung Queen Atlanna) di daratan untuk datang ke kerajaan Atlantis dan mengambil hak-nya menjadi penerus tahta menggantikan posisi Orm. Tapi Arthur butuh Trisula-nya King of Atlantis yang berada di “suatu tempat rahasia” yang harus mereka temukan dengan memecahkan beberapa petunjuk.

Gerakan bawah tanahnya Vulko dan Princess Mera ini membuat mereka dianggap penghianat. Princess Mera harus berani mengambil konsekuensi ini karena tidak ada pilihan lain. Dia harus menyelamatkan kaum Atlantis dan juga penduduk daratan (manusia di bumi). Dia harus menghentikan Orm agar serangan terhadap daratan dihentikan. Walau dia harus mengorbankan nyawa dan ga bakal balik lagi melihat orang-orang yang dicintanya di Atlantis.

“Sometimes you have to do the right thing. Even your heart says no”

Mungkin kita pernah ngalamin hal yang sama dengan Princess Mera. Harus melakukan hal benar sekalipun hatimu menolaknya. Karena terkadang hati tak rela untuk meninggalkan, kehilangan orang yang kita sayangi dan cintai… tapi kita harus. Karena apa yang kita lakukan itu benar.

Yah… emang berat sih. Berat banget. Meninggalkan orang yang kita sayangi, yang kita peduli, tapi jika memang itu benar dan terbaik yaaaa just do it. Lakuin aja walau berat. Rindu sih pasti, karena rasa emang bisa hilang tapi memori tak akan pernah lekang… malah curcol bwambaaaangggg~ haaaaa

Untuk kamu yang pernah menjejak di memoriku…

“Terkadang kamu harus melakukan hal yang benar. Walau hati kamu mengatakan tidak”

Semoga kamu mengerti dan bahagia dengan pilihan hati.

Palembang, 16 Desember 2018

Nature, Nurture and Toxic Friends

Ada satu teori psikologi yang mengatakan bahwa kepribadian seseorang dipengaruhi oleh nature dan nurture. Nature adalah ketika faktor genetik membawa pengaruh pada kepribadian seseorang. Sedangkan Nurture adalah ketika faktor lingkungan sosial, pergaulan, dan faktor luar lain berpengaruh pada perkembangan kepribadian dirinya.

Dua hal tersebut akan terus memberi pengaruh seiring dengan pertambahan usia dan kedewasaan emosional seseorang. Yah… emotional quotion merupakan salah satu parameter yang bisa dilihat jelas dari adanya pengaruh dua faktor ini. Ribet ya bahasanya hahhaa udah macem karya ilmiah 😂

Satu hal yang ingin disampaikan dari teori ini bahwa… faktor karakter bawaan dari diri seseorang bukanlah merupakan faktor utama, tetap ada faktor luar seperti lingkungan sosial, pergaulan teman, something that we are concern yang membawa warna lain dan menguatkan karakter kita.

Ketika kita dihadapkan pada relationship, lingkungan yang tidak membuat kita bertumbuh, berpikir positif, dan menjadi lebih baik maka pilihan yang tepat untuk memilih “Nurture” yang lebih baik.

Bete dong kalo tiada hari tanpa ribut, iri, buat sakit hati dan tidak ada rasa percaya dalam suatu hubungan. Sadarlah bahwa itu toxic relationship dan saatnya untuk diakhiri.

Toxic friend creates toxic relationship.

Energi positif yang harusnya membuat kita bertumbuh malah terkuras oleh energi negatif yang tak berujung.

Sebelum terlambat… bertumbuhlah.

Karena usia itu singkat.

Dan karya itu nyata.

Lampung, 25 November 2018

(Kadang) Lupa

Namanya juga manusia…

Kalimat pemakluman yang jamak didengar ketika kita dihadapkan pada kealfaan sebagai sesama manusia. Mulai dari hal kecil, remeh temeh sampai hal besar.

Untuk hal sepele okelah dimaklumi, seperti lupa naroh kaos kaki, hp, kunci, dan lainnya. Tapi gimana untuk pertemanan? Apakah (kadang) lupa dalam hal ini bisa dimaklumi?

Apalagi (kadang) lupa dengan teman yang udah bantuin secara moral, spiritual, material wkwkwk berasa mau bangun rumah material 😂

Kalau saya pribadi sih berteman dengan yang udah dianggap deket banget itu… apapun yang bisa kita lakukan untuk teman kita ya lakuin. Selama emang bisa ngebantu dia. Karena prinsip tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah berlaku bagi saya dalam suatu pertemanan.

Walaupun… butuh keikhlasan super setelahnya hhahaaa IYKWIM 🤣

Makanya kalau saya punya teman yang memperlakukan saya sebaik mungkin itu rasanya terharu banget. Apalagi kalo level baiknya tingkat dewa. Ada tuh saya temen yang bgitu. Semoga Allah menjaga dan membalas kebaikanmu wahai sahabat.

“In ahsantum ahsantum li anfusikum. wa in asa’tum fa lahaa..”

(Qs. 17: 7)

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri…”

Ya… salah satu ayat dalam Al-Quran itulah yang selalu jadi penyemangat saya ketika keikhlasan sebagai seorang teman, sahabat sedang diuji.

Kembali lagi ke pertanyaan di awal:

Apakah (kadang) lupa dalam hal pertemanan bisa dimaklumi?

Menurut saya bisa dimaklumi. Tetapi kadar pemakluman dan reaksi tiap orang berbeda-beda. Pemakluman dan reaksi itu tergantung dari kedewasaan, keikhlasan, dan emotional quotionnya.

Mungkin… si teman menganggap kita sama dengan benda. Temannya yang ada dikala dia butuh… disamakan dengan kaos kaki, hp, kunci, dan lainnya.

Maklumin aja… kan manusia (kadang) lupa.

Kertapati to Tanjung Karang

21 November 2018

Keep A Distance

Terkadang jarak mengajarkan arti merindukan

Terkadang jarak juga mengajarkan arti melupakan

Ketika jarak bukan hanya dalam satuan ukuran

Ketika jarak bermakna lebih dari itu

Bukan jauh

Bukan pula dekat

Tetapi…

Jarak adalah ruang kosong yang sengaja ditinggalkan dan kau tidak tau kapan akan kembali

Just keep a distance to make you comfortable

– Lampung, 6/10/2018 –

Asian Games 2018 membuat Trans Musi kembali dilirik. Aplikasi Moovit jadi panduan.

Tau dong kalau Palembang menjadi salah satu tuan rumah Asian Games 2018 bersama ibu kota tercinta Jakarta. Ya, kota yang mempunyai fasilitas olahraga yang lengkap dan berstandar Internasional ini pun berbenah memperbaiki fasilitas layanan publiknya. Ada dua transportasi massal yang menjadi andalan selama perhelatan pesta olahraga se-Asia ini digelar, yaitu Light Rail Transit (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Musi.

Sebagai warga asli Palembang, pasti ngalamin gimana macetnya jalanan Palembang menjelang Asian Games akibat pembangunan ini itu serta pengalihan jalan akibat dari penutupan Jembatan Ampera pada waktu-waktu tertentu. Karena waktu penutupan dan pengalihan jalan yang tidak bisa diprediksi, akhirnya mau ga mau warga pada beralih menggunakan transportasi publik. Karena selain kendaraan yang mempunyai stiker khusus asian games, hanya transpotasi inilah yang diizinkan untuk melintasi jalanan yang ditutup untuk kendaraan pribadi.

LRT mungkin bisa menjadi pilihan, tetapi selama Asian Games berlangsung operasional LRT pertama di Indonesia ini lebih diprioritaskan untuk atlet, official, dan panitia Asian Games. Bahkan sebelum pembukaan dimulai selama tiga hari, operasionalnya khusus diperuntukkan hanya untuk atlet, official dan panitia Asian Games hiks… so sad. Dan Stasiun pemberhentian LRT pun belum semuanya rampung. Jadilah akhirnya Trans Musi menjadi transportasi pilihan warga (termasuk saya) untuk menyebrangi sungai Musi melalui Jembatan Ampera.

Trans Musi ini mulai beroperasi di Palembang sejak tahun 2010. Dulu pernah nyobain keliling-keliling sama temen pas awal euforia Trans Musi ini. Mulai dari dikelola pemerintah, lalu diserahkan ke BUMD. Mulai dari karcis yang harganya Rp. 3000, lalu pakai kartu khusus (e-money), dan akhirnya balik lagi pake karcis dengan harga Rp. 5000 (sejak 2014 hingga 2018 saat ini). Mulai dari hanya 15 unit dengan dua koridor hingga sekarang sekitar 150 unit yang melayani 9 koridor.

Trans Musi Palembang tahun 2011. Photo: Anton Da Carola

Hari itu kebetulan saya mau ke daerah seberang nih. FYI, Kota Palembang itu dibelah oleh Sungai Musi yang memisahkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir sehingga muncullah istilah ” ke seberang” dalam percakapan sehari-hari warga Palembang. Karena terakhir naik Trans Musi ini tahun 2011, iseng googling mau cari info ehhh ternyata sekarang udah ada aplikasi jadwal dan rute LRT serta Trans Musi loh. Nama aplikasinya Moovit. Recommended nih untuk diunduh menurut saya.

Tapi ga mau percaya begitu aja, saya cross check ke temen yang biasa naik Trans Musi. Dan bener sih katanya… jadi sekarang ini waktu tunggu dan pelayanannya udah bagus. Kurang lebih tiap 30 menit, akan ada Trans Musi yang dateng melayani warga sesuai rute-rute yang telah ditentukan. Akhirnya saya nyobain naik Trans Musi koridor 9 yang dari Terminal Alang-alang Lebar dengan tujuan akhir OPI Mall (Water Fun). Ga lama nunggu di Halte, bis nya beneran nongol dan datang malah lebih awal 3 menit. Duduklah dengan manisnya di depan, lalu kondektur menanyakan tujuan dan kita bayar karcisnya Rp. 5000.

Tiap halte, bisnya berhenti dan kondekturnya siap membantu penumpang yang turun dan yang naik. Sembari beberapa ada yang bertanya halte-halte transit dan dijelaskan dengan sopan oleh kondektur. Tak lupa sebelum sampai halte berikutnya, kondektur mengingatkan halte apa yang akan disinggahi. Sopirnya juga bawa mobil santai dan nyaman, malah sering banget dipepet sama mobil atau motor untuk dipotong jalurnya tapi si sopir sih nyantai aja kasih jalan. Teladan banget nih bapak. Full musik lagi, cuma selera lagunya agak jadul sih menurut saya. Suka-suka bapak sopir lah yaaa… haaaaa.

Hari itu karena berangkat di hari kerja dan jam jam aman… jadi lengang lengang aja kondisi di dalam Trans Musi. Tapi jangan ditanya kalau jam berangkat kerja, sekolah maupun jam baliknya, bisa dipastikan agak berdesakan.

Oiya, naik transportasi publik macem Trans Musi ini juga mau ga mau ngajarin kita untuk lebih beradab dalam menggunakan fasilitas publik. Mulai dari menjaga fasilitasnya, antri, menghargai orang lain, sopan dan lain-lain. Budaya yang biasanya bar-bar seperti pas ngejar bis, desak-desakan yang bodo amat sama orang lain, copet berkeliaran, bis berhenti sembarangan, sopir ugal-ugalan, nunggu bis di tempat yang malah bikin macet jalan dan lain-lain itu berubah menjadi budaya yang lebih santun dan beradab. Hal inilah yang sebenarnya menurut saya yang dibutuhkan untuk mengimbangi percepatan pembangunan fisik dan kemajuan zaman, yaitu perubahan budaya dan sosial yang lebih baik bagi warganya.

Ga terasa udah sampai aja nih di OPI Mall. Dari terminal alang-alang lebar ke jakabaring memakan waktu sekitar 1 jam. Dan si bis pun tepat berada di halte OPI Mall sesuai dengan jadwal di aplikasi Moovit. Menyenangkan jika transportasi publik sudah termanajemen dengan baik seperti ini. So… jangan ragu untuk menggunakan transportasi publik ya di Palembang.

Soto Gerabah: Makanan Otentik, Murah, Rasa Juara

Saat ini, harga mungkin jadi pertimbangan pertama ketika kita membeli makanan. Apalagi sebagai anak rantau yang harus kreatif dan pintar-pintar menghemat uang haaa…

Menurut pengalaman saya selama merantau di Jawa Tengah tepatnya di Cepu, Blora ini merupakan salah satu kota yang “ramah”. Ramah terhadap kantong kita maksudnya. Ga sulit mencari makanan murah dan cocok di lidah. Salah satunya Soto Gerabah yang berlokasi dekat dengan Taman Tuk Buntung.

Lokasi ini banyak dipenuhi bermacam kuliner, karena dari sore hingga malam hari khususnya di hari libur taman Tuk Buntung ini merupakan tempat nongkrong favorit anak muda di Cepu. Kita intip yuk menu murah meriah rasa juara di tempat makan ini.

Harga_Soto_Gerabah_Cepu_2018

Menu makanan alias Dhaharan nya paling mahal Rp. 7000 yaitu Soto daging mangkok besar. Ada juga cemilan macem tempe, bakwan, perkedel, telor puyuh dan lain-lain (harga ada di foto).

Untuk minumannya standar sekitar Rp. 3000 – Rp. 3500. Dan rekomended wedang jahenya beghhh… seger banget, jahenya gede dan super panas man haaaa. Biasa kalo di Jawa bilang minta minum panas itu ya super panas banget… so, sebelum minum kudu dicek dlu.

Selain menu di foto, ada juga menu spesial yaitu Rica Bledek yang harganya cuma Rp. 5000 loh. Saatnya pesan makan nih… saya pesan untuk dua orang soto ayam mangkok kecil, soto daging mangkok besar, rica bledek ceker, dan tempe.

Rica_Bledek_Enak_Cepu_2018

Soto sama nasinya dicampur jadi satu. Oiya, ga jauh dari sini ada juga soto lamongan Cak Bondet. ini nih perbandingan harga dan penampakan sotonya. Disini kalo dipisah nasi sama sotonya harganya beda Rp. 1000. Lebih mahal yang dipisah nasi sama sotonya. Dan disini model soto lamongan, jadi pake taburan koya sotonya. Enakkkkkkk tapi lebih mahal dua kali lipat lebih.

Harga_Soto_Cak_Bondet_Cep_2018

IMG_5100

Kembali ke rasa Soto Gerabah nih… Model soto bening yang kaldu dan bumbunya light rasanya pas. Seger banget pake perasaan jeruk dan sambel rawitnya. Potongan ayam dan dagingnya juga lumayan untuk soto harga murmer bgini. Tempenya nih unik. Dia pake tempe yang kedelainya gede-gede dan agak sedikit semangit… cuma digoreng garing gt. Jadi nendang banget kedelainya.

Soto_Gerabah_Cepu_Enak

Rasa rica bledeknya gimana?? Wah… bumbunya berasa banget rempahnya. Campuran kencur, jahe, lengkuas, kemiri, cabe, tomat, bawang merah dan bawang putih serta aroma daun jeruk plus daun kemanginya juaraaaaa banget. Sayangnya ini diblender sih kayaknya, teksturnya beda sama hasil ulekan. Personally sih saya lebih suka yang diulek karena berasa lebih otentik gitu.

Rica_Bledek_Ceker_Cepu

Secara keseluruhan… makan di Soto Gerabah ini mantap djiwaaaa. Bisa hemat dan makan enak heee… sekian review kali ini, semoga bermanfaat. Bisa mutual melalui twitter di @reni_triasari, IG @reni.triasari atau nonton video kuliner dan jalan-jalan via youtube di https://m.youtube.com/channel/UCdTqUQelj2E9NwY0urYUwuA

-Salam Makan Lemak-   

When an Introvert is Giving Up

Aku percaya ketika seorang introvert akan lebih nyaman bercerita dengan tipe orang yang sama. Introvert bukan berarti pendiam. Dia ceria, pintar membawa diri, pintar menjaga rahasia dan kepercayaan, loyal, pendengar yang baik, dan seringkali menjadi tempat curhatan siapapun yang butuh. Iya, menurutku seorang introvert selalu bisa diandalkan untuk menjadi penolong bagi jiwa-jiwa galau.

If the meaning of best friends are people who make your problems are their problems… the introvert maybe a right person to choose.

But when you pay their loyality with your no respect to them, just come and go to their lives, no take and give attention. You’d better watchout…

The introvert is not an easy person to trust someone. When they tell you their secrets… they really mean you as best friend. It means a lot to them. They truly listen to every single problem you had, give you their best time, the best reaction and solution if you want…no matter how busy they are.

But they are a human tough. They can be give up on you… not because they don’t care but because YOU DON’T