Kontemplasi #1

20 April 2014. Tahajud kali ini doanya panjang. Lebih panjang dari biasanya. Lebih lengkap dan spesifik utk orang-orang yang kusayang. Suami, orangtua, keluarga, dan sahabat, teman. Lebih spesifik orang perorang.

Bukan hanya karena hari ini adalah hari lahir suamiku. Semoga suamiku selalu diberikan nikmat iman, ketaatan, dan kesehatan oleh Alloh.

Tapi ini lebih kepada moment yang memang ditakdirkan Sang Maha Pengasih bagiku untuk menjadi hamba-Nya yang lebih baik.

Tiga nama sahabat yang sampai saat ini selalu hadir dalam setiap doa-doa yang aku panjatkan, apa yang menjadi hal penting bagi hidup mereka saat ini.

Begitupun teman-teman yang lagi butuh sedikit waktuku dalam doa. Yang terlewat, mendoakan teman-teman yang tidak sedang butuh untuk didoakan. Mungkin disitulah letak kebaikan yang ikhlas dan tulus.

Mendoakan orang yang ga baik sama kita itu sulitnya minta ampun, apalagi melantunkan doa-doa kebaikan untuk mereka. Sekedar mengingat nama mereka dalam lantunan doa walau sebait pun mungkin terlupa.

Tapi… Tidak ada salahnya mencoba. Sedikit menarik nafas lalu lantunkan dengan tulus seiring hembusan nafas.

Mungkin itu yang namanya ikhlas… Mungkin itu yang namanya tulus…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s