Sssttt…

  

Sadar tidak sadar… Apa yang kita utarakan adalah cerminan diri. Tindakan, ucapan bahkan gesture tubuh sekalipun. Setuju ga? Setuju ajalah ya biar gercep πŸ˜†

Cara paling sederhana untuk mendeteksinya nih guys… Misal kita lagi ngumpul nih sama temen-temen. Pas lagi ketawa… Ada temen kita yang ketawa dengan gesture penggosip. You know lah terus sambil nyolek kita bilang “eh… Tau ga???” ~> nah ini ciri nih mau ngajakin ngegosip πŸ˜„

Yahhh itu salah salah satu contoh aja sih. Masih banyak kejadian lain yang biasa kita temui sehari-hari. Gesture kecil seperti ini ga bisa dibuat-buat, otomatis aja gitu keluar, namanya juga bawaan dari lahir 😁

Selain karena emang bawaan dari lahir, faktor lingkungan juga bisa mempengaruhi seseorang dalam bersikap dan berkata-kata. Dari hasil pengamatan nih, orang yang biasa bergaul dengan teman-teman yang ngomongnya sopan, tau etika, biasanya dia keikut sopan dan tau etika juga. 

Begitu pentingnya memilih teman, sampe ada hadits yang mengingatkan kita guys:

“Sesungguhnya perumpamaan teman yang shalih dengan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. Seorang penjual minyak wangi bisa memberimu atau kamu membeli darinya, atau kamu bisa mendapatkan wanginya. Dan seorang pandai besi bisa membuat pakaianmu terbakar, atau kamu mendapat baunya yang tidak sedap.”

[Hadits Shahih, riwayat Bukhari (no. 5534), Muslim (no. 2638), Ahmad (no. 19163)]

Terkadang karena terbiasa berkata-kata kasar, jorok sama temen jadi kebawa dalam kehidupan kita sehari-hari. Yang awalnya cuma seru-seruan aja biar asik biar gaul kalo ngobrol sama temen ehhh malah jadi terbiasa. Kalo udah biasa, kata-kata yang ga sebaiknya diucapkan menjadi sebatas kata-kata biasa. 

Ditambah ketika kata-kata itu bercampur dengan emosi. Duh… Sumpah serapah segala hewan di kebun binatang disebut. Istighfar bor…

Emang lidah tak bertulang, tapi tajamnya lidah bisa lebih sakit menusuk dibanding ditusuk sama tulang rawan. Yaiyalah tulang rawan enak digadoin, apalagi tulang rawan ayam πŸ“πŸ”πŸ–πŸ—

Yuk kita jaga lisan, jaga kata-kata kita

Karena kata-katamu adalah kualitas dirimu



~@reni_triasari~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s