Asem-asem Daging Daun Kedondong Khas Cepu, Blora

Asem-asem

Kuliner satu ini seger banget. Rasanya ringan banget dan aromanya buat gak tahan untuk segera menyantapnya. Kalau di Cepu, kuliner ini jadi sarapan favorit nih… Intip resepnya yuk… #JelajahGizi.

Bahan:

  • 1 kg daging sapi
  • Air untuk merebus
  • 2 buah tomat merah
  • 3 buah tomat hijau
  • 12 buah cabai rawit
  • 2 lbr daun salam
  • 3 lbr daun jeruk
  • 8 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • Daun kendondong (secukupnya)
  • Daun melinjo
  • 5 buah belimbing wuluh
  • 1 ruas lengkuas potong tipis
  • Gula (secukupnya)
  • Garam (secukupnya)

Cara membuat:

  1. Potong daging sapi kecil-kecil
  2. Rebus dengan api kecil
  3. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan 4 buah cabai rawit
  4. Potong-potong belimbing wuluh dan tomat, sisihkan
  5. Masukkan bumbu halus kedalam rebusan daging, tambahkan daun jeruk, daun salam, lengkuas, tomat, belimbing wuluh, daun kedondong dan cabai rawit utuh
  6. Rebus hingga daging empuk, terakhir tambahkan daun melinjo
  7. Asem daging segar pedas siap dinikmati
Iklan

[Resep] Pempek Dos Murah Meriah Enak Wong Palembang

img_0123

 

Pempek dos??? 

Udah pernah denger belom jenis pempek yg satu ini? Selain pempek lenjer, pempek kulit, keriting, adaan (bulat), telor kecil, telor besar, pistel, di Palembang familiar juga dengan yang namanya pempek dos.

Entah kenapa dinamakan Dos. Mungkin diambil dari proses ketika menggorengnya yang “meleDOS” ketika udah mateng haaaa. Ngarang ya? Tp bener loh, pas digoreng, ciri dia udah mateng itu begitu. Nih kalo ga percaya…

img_0125

Tanda-tanda pempek udah masak: mengembang dan “meleDOS”

Pempek Dos merupakan pempek minimalis yang sangat mudah dan ekonomis untuk dibuat. Murah meriah enak deh pokoknya haaa. Cukup ada tepung terigu, tepung sagu, bawang putih, minyak sayur, gula dan garam. Minimalis banget kan guys 😁

Lumayan buat kudapan sore atau sarapan pagi kalo kepepet. Buatnya juga gampang banget kok. Ini resepnya bisa untuk sekitar 25 buah pempek Dos. Cekidot πŸ‘πŸΌ

Bahan: 

– 200 gram Tepung Terigu setara dengan satu gelas munjung

– 150 gram Tepung Sagu atau tapioka kalo ga ada sagu. Setara dengan satu gelas rata

– 1 sendok teh garam

– Gula sedikit aja (sejumput atau seuprit) πŸ˜†

– 2 siung bawang putih 

– 1 sendok teh Minyak sayur (kalo ane pake minyak canola/minyak jagung biar sehat)

– 1 1/2 gelas air

– Kaldu penyedap (jika mau, ane pake kaldu jamur utk vegetarian dan bebas msg)

Cara membuat:
– Ulek bawang putih hingga halus

– Masukkan tepung terigu, sedikit sagu (kira-kira 50 gram), garam, gula dan bawang putih halus ke dalam baskom. Aduk sampe rata.

– Catatan: Jika ingin lebih mengembang pempeknya, bisa tambahkan soda kue sedikit ke dalam adonan. Atau jika ingin menambahkan udang ebi halus, udang rebon halus, atau ikan teri yang digiling juga boleh dimasukkan di tahap ini. Terus kalo mau ditambah irisan daun bawang juga boleh Bebas deh berkreasi pokoknya guys πŸ˜„

– Masak air sampe mendidih. Jika sudah mendidih, masukkan air ke dalam campuran tepung dan kawan-kawannya di baskom. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Pakai alat bantu ya ngaduknya, jangan pake tangan. Entar debus lagi, kan panas bro wkwkwk…. 

– Aduk sampai bahan-bahan tadi akan menjadi adonan yang kalis dan lembut. Jangan kelembekan ya. Kalo air belum habis tp adonan udah kalis, hentikan penambahan air ya guys. 

– Aduk sampe rata. Diamkan sebentar hingga agak dingin.

– Masukkan minyak, aduk rata. 

– Nah… Ini yang dinamakan adonan “umak” (biang) kalo kata orang Palembang. Jika ingin ditambahkan ikan giling lebih oke di tahap ini. Biar berasa ikannya. Perbandingan yang lebih enak, ikan : biang = 2 : 1. Atau mau ditambahkan telur juga boleh di tahap ini. Biar ada proteinnya. Sah-sah aja deh pokoknya kalo mau di modif resepnya. Enak semua hasilnya.

– Jika sudah tercampur rata, masukkan sisa tepung sagu, adon rata menggunakan tangan hingga bisa dipulung.

– Diamkan sebentar. Lalu bentuk adonan menjadi bulatan seperti pempek adaan atau panjang-panjang seperti pempek lenjer. Bisa juga dibuat pempek telur kecil dengan menambahkan kocokan telur ke dalam pempek yang sudah dibentuk. Bentuklah sesuai kreatifitas dan mood anda πŸ˜…

– Panaskan minyak agak banyak. Kita akan menggoreng pempeknya pake metode deep frying (pempeknya dicemplungin semua ke dalam minyak)

– Jika minyak udah panas, kecilkan apinya sedikit agar ketika menggoreng pempeknya tidak cepat gosong. Intinya apinya jangan kegedean ya

– Catatan: Kalo mau lebih sehat, langsung aja rebus pempeknya

– Oke… tahap menggoreng berikutnya, jangan sungkan-sungkan membolak-balik pempek kalo udah kering permukaannya. Karena pempeknya ringan dan mudah mengambang. 

– Bolak-balik hingga terdengar bunyi “cesss” dan pempek sudah mengembang sempurna. Jangan kaget kalo pempeknya “meledos” atau meledak gitu. Isinya sampe keluar wkwkwk. Disini letak asiknya goreng pempek Dos. Usahakan jangan sampe meledak ya. Jd pas ada bunyi “cesss” dan udah mengembang, angkat. Pokoknya gorengnya sampe kayak foto diatas ya. 

Gimana? Mudah kan? Selamat berkreasi guys…. ☺️

[Resep]: Cuko asli Palembang (Kuah Pempek)

cuko asli palembang nian

Kualitas Gula Merah menentukan Kualitas Cuko

Bahan:

– 250 gram Gula Merah (Lebih oke pake Gula Batok) yang warnanya gelap dan rasanya tidak pahit. Sisir halus.

– 2 gelas air

– Cabe Rawit secukupnya

– 1 Bongkah besar Bawang putih 

– 2 ruas jari Asam Jawa. Seduh dengan air panas.

– Garam secukupnya

– Gula secukupnya (jika gula merahnya kurang manis

Cara membuat:

– Ulek cabe rawit dan bawang putih hingga halus

– Didihkan air di atas panci

– Masukkan gula merah yang sudah disisir halus

– Aduk hingga gula merah larut

– Saring larutan gula, hingga kotoran dari gula hilang.

– Masukkan lagi air gula yang sudah bersih ke dalam panci serta hasil ulekan cabe rawit dan bawang putih halus

– Aduk hingga rata, didihkan kembali menggunakan api kecil

– Tambahkan garam dan gula secukupnya

– Jika sudah rasanya sudah pas, masukkan air asam jawa

– Aduk rata. Matikan api

– Diamkan hingga bumbunya tercampur sempurna

– Jika ingin lebih kental, diamkan cuka bersama bumbunya satu malam di dalam kulkas

– Lalu saring, simpan cuko dalam botol bersih

Catatan: jika ingin rasanya lebih nendang, bisa ditambahkan gilingan udang kering (udang ebi atau udang rebon)

Pada beberapa resep cuko warga keturunan cina di Palembang, ada yang menambahkan lobak bahkan cuka arak (cuka putih) dalam resepnya. Kita pilih yang HALAL aja yah. Coz Halal is Healthy πŸ‘πŸ»

Selamat mencoba guys~

Resep asli Mama Sofie Bos Alam poenya (rewrited by her daughter: @reni_triasari)

[Resep]: Donat Lembut dan Empuk ala Rumah Mama Sofie

Bahan-bahan
500 gr tepung protein tinggi

2 sdm susu bubuk

5,5 gr ragi (setengah bungkus Fermipan 11 gram)

200 gr kentang ,kukus,haluskan dan dinginkn 

2 sdm gula

1 sdm mentega

1/2 sdt garam

1 butir telor

200 ml air dingin

Langkah 

  1. Dalam wadah, campur tepung,gula,susu bubuk,ragi,aduk rata,masukkan kentang,tuang telor dan air dingin, uleni hingga rata dan setengah kalis
  2. Beri mentega dan garam, uleni terus hingga kalis elastis. istirahatkan 15 menit hingga adonan mengembang sempurna
  3. Bagi adonan masing-masing 50 gram, bulatkan. diamkan 29 menit hingga mengembang (lagi). Atau alternatif lain bisa juga denga cara: ratakan adonan yang sudah mengembang tadi dengan roller pin. Cetak dengan menggunakan gelas menjadi bentuk bulat. Lalu diamkan lagi 29 menit hingga mengembang.
  4. Lubangi bagian tengahnya, menjadi bentuk donat segera goreng sampai kuning kecoklatan
  5. Angkat, tiriskan dan biarkan hingga donat berkurang panasnya. Lalu taburi donat dengan gula halus atau hias dengan topping sesuai selera

Catatan

Pada saat menguleni adonan, bila perlu adonan dibanting agar adonan lebih kalis elastis. Lumayan, sekaligus nyalurin emosi dan olahraga mengecilkan lengan πŸ˜†. 

Oiya, cirinya adonan sudah kalis dan elastis itu jika adonan sudah tidak lengket di tangan. 

Kata mama Sofie… Semakin kalis dan elastis adonan, maka akan menghasilkan donat yang lembut dan empuk.

Kalau ingin lebih enak dan lembut, tambahkan kentang sekitar 200 gram (dua buah) ke dalam adonan. Caranya: cuci bersih kentang, rebus kentang sampai lembut, lalu bersihkan dari kulitnya. Haluskan sampai benar-benar menjadi bubur, lalu masukkan ke adonan pada tahap 1. Jadinya donat kentang deh.

Gampang kan? Lebih sehat lebih hemat. Selamat mencoba ☺️

[Resep]: Soto Daging Kerbau Khas Kudus

  
Bingung daging kerbau mau dimasak apa? Soalnya masih tersimpan daging Kerbau hasil Qurban kantor bulan kemarin. Mikir-mikir tersiratlah ide untuk dimasak jadi soto khas kudus. Kudus adalah salah satu kota yang pernah aku sambangi tahun lalu. Kotanya kecil, rapi, dan apik, banyak pabrik rokok, pokoknya kotanya berkesan. Malah cerita πŸ˜†

Berikut adalah bahan-bahan yang digunakan untuk membuat soto daging khas kudus dan cara pembuatanya lengkap dengan penyajiannya.
Bahan:

  • 1/2kg daging kerbau
  • 3 butir telur rebus potong serasi
  • 100 gr tauge diseduh
  • 2 sdm sledri dirajang halus
  • 2 sdm bawang putih dirajang dan digoreng
  • 75 ml kecap manis (jika suka)
  • 2 batang serai (geprek)
  • 2 lembar daun jeruk 
  • 2 cm lengkuas (geprek)
  • 2 lembar daun salam
  • 1 1/2 sdt garam
  • 1 sdt gula
  • 1 1/2 liter air
  • Minyak goreng / minyak canola (lebih sehat)
  • nasi putih

Bumbu yang dihaluskan:

  • 6 siung bawang putih
  • 6 siung bawang merah
  • 1 sdm ketumbar
  • 1/2 sdt Jintan
  • 6 butir kemiri
  • 3 cm jahe
  • 1 cm kunyit (bakar)

 Bahan sambal soto:

  • 10 buah cabe rawit 
  • 2 buah cabe merah 
  • 2 buah jeruk nipis diambil airnya

Cara Membuat Soto daging khas kudus:

  • Panaskan air kemudian rebus daging kerbau dengan api sedang hingga kaldu harum dan daging kerbau benar-benar empuk dan matang (biasanya merebus selama dua jam membuat daging sudah cukup empuk).
  • Apabila daging sudah cukup empuk, angkat daging kerbau dan iris tipis-tipis.
  • Masukkan irisan daging ke dalam air kaldu.
  • Panaskan minyak goreng atau canola, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang beserta serai, daun jeruk, lengkuas, daun salam masukkan ke dalam rebusan daging kerbau, garam, gula dan bawang putih goreng.
  • Teruskan memasak hingga bumbu meresap ke dalam daging.
  • Letakkan nasi ke dalam mangkok, masukkan tauge, telur, sledri, daging yang telah diiris dan sedikit kecap manis (jika suka), tuangkan kuah sotonya, siap hidangkan.

Cara Membuat Sambal Soto:

  • Rebus cabe rawit dan cabe merah sebentar 
  • Giling hingga halus.
  • Campurkan dengan air jeruk nipis.

Selamat mencoba dan memasak dirumah bersama keluarga anda.

Tips

Hati-hati, Kuah Soto akan langu/tidak sedap jika bumbu yang ditumis yang akan dimasukan ke dalam rebusan daging kerbau tidak matang atau berbau harum. Jadi harus dipastikan bumbu yang ditumis harus benar-benar matang dan berbau harum sebelum dimasukan ke dalam rebusan daging kerbau

Brownies Putih Telur

Putih telur bukanlah bahan yang populer digunakan dalam proses pembuatan kue. Sebaliknya kuning telur menjadi primadona karena fungsinya yang bisa membuat tekstur menjadi lembut.

Di Palembang, mendekati hari raya Idul Fitri konsumsi telur dipastikan meningkat. Bayangkan, untuk membuat sebuah kue, Maksubah, dibutuhkan 25 butir telur ayam (jika menggunakan telur bebek 20 butir). Wah…itu mau buat kue apa manggang telur?? He…

Dari 25 butir telur itu, hanya 10 butir telur yang menggunakan kuning dan putih telur. Sisa 15 telur hanya menggunakan kuning telurnya saja. Sayangkan kalau putih telurnya gak dimanfaatkan??

Brownies Putih Telur

Setelah browsing dan mencoba beberapa resep, istri kakak saya akhirnya menemukan solusi pemanfaatan putih telur yang pas. Brownies Putih Telur adalah salah satunya. Hasilnya sangat diluar dugaan, tekstur brownies sangat lembut dan rasa coklatnya menyaingi Black Forest. Woww…patut dicoba friends. Begini nih resepnya:

Bahan A:

200 gram putih telur

150 gram gula pasir

Bahan B:

120 gram terigu

50 gram susu

Β½ sdt BP

Bahan C:

60 gram margarin

60 gram minyak

175 gram dark cooking chocolate

35 gram coklat bubuk

Cara membuat:

  1. Kocok Bahan A kecepatan pelan sampai berbusa, kemudian kecepatan sedang 3 menit, lalu kecepatan tinggi hingga kaku.
  2. Tambahkan bahan B dan bahan C (yang sudah dilelehkan) secara bergiliran
  3. Diaduk menggunakan spatula
  4. Kukus selama 40 menit dengan api sedang. Jangan lupa tutup panci dilapisi menggunakan kain agar uap air tidak menetes kembali ke dalam adonan kue.

Selamat mencoba friends πŸ™‚

Macharoni Schotel

Bahan (untuk 12 potong) :
Margarin untuk olesan
225 gr makaroni
1 sdm minyak goreng / margarin
150 gr bawang bombay, cincang
150 gr daging asap, iris 1 x 2 cm
2 sdm margarin, untuk menumis
300 gr daging kornet
800 cc susu cair
8 butir telur, kocok
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
sdt pala bubuk
200 gr keju cheddar parut
50 gr keju cheddar parut, untuk taburan
Cara Membuat :
1. Panaskan oven pada suhu 180 C. Olesi pinggan tahan panas dengan margarin.
2. Rebus air sampai mendidih, masukkan makaroni, tambahkan 1 sdm minyak goreng/ margarin, agar nantinya makaroni tidak lengket.
3. Rebus makaroni dengan api besar selama 10 menit, sambil sesekali diaduk. Angkat.
4. Guyur dengan air atau air es sampai macaroni tidak terlalu panas, tiriskan.
5. Panaskan 2 sdm margarin, tumis bawang bombay hingga layu, masukkan makaroni, daging asap, dan kornet, aduk. Angkat dari atas api.
6. Tuang susu dan telur kocok, tambahkan garam, merica dan pala. Aduk.
7. Masukkan 200 gr keju parut. Aduk sampai rata, angkat.
8. Tuang ke dalam pinggan tahan panas, taburi 50 gr keju parut.
Panggang dalam oven selama * 45 menit hingga masak. Angkat.

TrackBack link : http://www.resepmasakanenak.com/macaroni-schotel/